Jumat, 29 Juni 2012

8 Tips Teknik Agar Motor Irit


Masih dalam situasi bbm yang subsidinya semakin dikurangi,semakin mahal bagi pengguna sepeda motor. Dalam UU baru, untuk Kendaraan motor produksi tahun 2005 keatas bensin harus pertamax tidak ada ‘bantuan’ lagi. Simak tips berikut agar kendaraan (sepeda motor) anda bisa lebih hemat bbm dalam situasi mahalnya bensin.

1. Memasang Power Booster
Trik paling gampang untuk menghemat bensin adalah dengan cara memperbesar
pengapian. Hal ini berlaku untuk motor 2 tak dan 4 tak. Dengan memperbesar api /
tegangan, otomatis bahan yang diletup busi makin sempurna terbakar. Singkatnya
bersih tak tersisa, jadi tidak perlu membuka gas besar untuk mendapatkan tenaga
spontan. Bagaimana caranya? Pasang saja power booster, alat ini dapat dibeli di
toko-toko onderdil.

2. Setel Ulang Pelampung
Jumlah bahan bakar yang akan masuk ke ruang bakar akan ditampung dulu oleh
karburator. Kalau pada saat itu saja sudah boros mensuplay bensin, mana bisa
disebut irit. Agar motor makn irit dan tidak mempengaruhi tenaga, turunkan
ketinggian pelampung karburator 1-2 mm, dijamin konsumsi bensin akan lebih irit.

3. Bikin LSA (Lobe Separation Angle) Lebih Sempit
Cara ini berfungsi untuk motor 4 tak yang sudah pernah dikorek (setingan balap).
Pasalnya, untuk mengungkit tenaga di putaran atas, lobe separation angle (LSA)
dibuat lebih renggang. Otomatis bukaan makin lama dan bensin akan boros.
Supaya tidak boros sekali, kecilkan sudut LSAnya. Dengan sudut yang kecil bukaan
klep tidak akan terlalu lama sehingga bensin tadi tidak banyak mengalir ke ruang
bakar.

4. Bikin Rapat Setelan Klep
Khusus motor 4 tak, cara yang dapat digunakan yaitu dengan mengubah setelan
klep. Karena perangkat inilah yang mengatur campuran bahan bakar dan udara
masuk ke ruang bakar. Dengan merapatkan setelan klep standar, otomatis bukaan
valve juga menyempit. Semburan bensin akan menjadi sedikit.

5. Membersihkan Kerak
Adanya kerak sangat merugikan baik dalam proses pembakaran ataupun
pembuangan. Jika ada diseher, silinder kop atau klep, mengakibatkan proses
pembakaran tidak sempurna. Campuran udara dan bensin tidak dapat terbakar
semuanya gara-gara kerak. Dampaknya, bensin dan udara yang tersalur ke ruang
bakar boros. Kerak tidak hanya menempel pada bagian itu, kerak juga dapat
menumpuk pada knalpot yang mengakibatkan pembuangan gas tidak lancar.

6. Manifold Berkisi-kisi
Sebagai saluran masuk udara dari karbu ke ruang bakar, leher angsa (manipol) juga
mampu menghemat BBM, yaitu bentuk manifold yang berkisi-kisi. Kisi-kisi ini akan
membuat pusaran udara sehingga campuran bensin dan udara makin homogen
sehingga pembakaran akan menjadi sempurna.

7. Gunakan Oli berkualitas
Pelumas yang berkualitas jelek akan dapat membuat motor kita makin haus bensin.
Kenapa? Karena oli yang tidak berkualitas membua gesekan antara material kian
banyak, suhu melonjak tinggi, kerja dapur pacu makin berat dan akhirnya konsumsi
bensin akan boros. Paling aman sih memakai oli anjuran dari pabrik.

8. Busi Lebih Panas
Jika temperatur di lingkungan makin dingin, suhu kerja mesin akan sulit pada
kondisi ideal. Jadi membutuhkan banyak bahan bakar untuk mencapai kondisi yang
ideal. Untuk mengatasinya dianjurkan memakai busi yang lebih panas dari standar.
Misalnya anda biasa memakai busi denso ND24, turunkan menjadi DN22. dengan
demikian, tidak membutuhkan waktu lama bagi motor untuk menuju suhu kerja
optimalnya.


sumber:thepatria.wordpress.com:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar